Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Ciri Ciri Anjing Dalam Masa Subur




Saat dalam masa subur, anjing akan bertingkah laku aneh dan tidak seperti biasanya. Apa saja tingkah lakunya? Anda bisa cek beberapa diantaranya di bawah ini:

Anjing Jantan:
                                                

1.Kopulasi pada anjing juga sangat khas, setelah menaiki betina maka pejantan ini akan mengadakan gerakan-gerakan penetrasi dan saat itu pada pangkal penis membesar menyerupai balon (baculum) sehingga dapat menyumbat alat kelamin betina.
Vulva betina juga mengadakan penjepitan-penjepitan sebagai  akibat dari spincter vulva yang kontraksi sehingga penis tidak dapat terlepas dari vulva.
Pejantan kemudian berusaha melepaskan diri dan mengadakan gerakan ke samping, belakang dan turun dari tubuh betina.
Pada periode berikut pejantan akan berusaha menaiki betina lagi sehingga dari gerakan tersebut mengakibatkan penis pejantan dapat lepas dari alat kelamin betina.

2.

Anjing mempunyai tiga fraksi dalam proses ejakulasi, fraksi pertama ketika anjing pertama naik dan menggerak-gerakan ke depan dan belakang.
Cairan ejakulasi yang dihasilkan sebanyak 1 ml yang terdiri dari cairan asesoris dan sedikit spermatozoa. Fraksi ke dua ketika pejantan mengadakan gerakan ke samping dan menghasilkan cairan ejakulasi sebanyak 1 ml yang terdiri sebagian besar sel spermatozoa.
Fraksi ke tiga ketika pejantan mengadakan gerakan menaiki kembali betina dan menghasilkan cairan ejakulasi sebanyak 5 ml yang terdiri sebagian besar dari cairan asesoris (kelenjar prostate).
Seluruh proses kopulasi memerlukan waktu antara 10-20 menit.

Anjing Betina:
                                                                                                                        
1.Sebelum saat birahi si betina tiba, anjing betina telah menarik perhatian anjing-anjing jantan.

2.

Alat kelamin betina akan menunjukkan tanda kemerahan dan pembengkakan vulva, keluarnya sekreta dari alat kelamin.
Pada saat ini telah mau didekati anjing jantan tetapi tidak bersedia untuk kopulasi.
Periode ini dikenal dengan periode proestrus yang lamanya dapat terjadi 7-9 hari .
Kemudian  akan disusul dengan periode birahi yang sejati, anjing betina telah bersedia berkopulasi lamanya antara 5-12 hari.

3.

Selama proestrus, vulva mengalami pembengkakan yang cukup besar dan terjadi peningkatan aliran darah.

4.

Awal estrus dapat dilihat dengan jelas dari kesediaan betina menerima pejantan. 
Pada saat ini aliran darah berkurang, demikian halnya dengan turgiditas (pembekakan) vulva berkurang.

5.

Anjing betina memperlihatkan suatu posisi khas dengan punggung yang direntangkan dan ekor diangkat  ke satu arah saja.
Anjing betina memperlihatkan posisi tersebut pada periode akhir proestrus.

Perkawinan dapat terjadi dalam empat hari pertama dan akan menghasilkan konsepsi yang tinggi jika perkawinan dilakukan pada hari pertama dan ke tiga.  
Pada anjing yang selama periode birahi tidak melakukan perkawinan dapat mengakibatkan kehamilanan semu (pseudo pregnant).  
Gejala hamil semu antara lain korpus luteum berkembang, rahim bertambah besar, kelenjar ambing mengalami prolifersi tetapi perut tidak membesar seperti hewan bunting.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar